Kamis, 13 Agustus 2015

INI CURHATAN PACAR GAMA MULYA YANG MENYAYAT HATI

Gama Mulya ancam sebar foto bugil bila pacar menolak cari perawan

Merdeka. com - Motif AS membantu pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS. Gama Mulya, memperkosa EW masih terus didalami polisi. Berdasarkan hasil temuan, AS mengaku terpaksa berbuat jahat lantaran diancam akan diputus sebagai pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS. kalau tidak mencari perempuan lain.

Menurut AS, Gama yang sudah menjadi pacarnya selama 1,5 tahun juga mengancam akan menyebarkan foto-foto bugil AS, jika tidak memenuhi permintaannya Jasa Promosi Online GRATIS. Karena itu, AS seperti menuruti kemauan Gama.

"Pernah akan lepas, tetapi diancam foto bugilnya akan disebarkan. Satu foto sudah disebarkan. Polisi masih terus mendalami," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Adam Purbantoro, Selasa (11/8).

Gama dan AS adalah mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri di Malang. Gama meminta AS mencarikan perempuan yang masih perawan, karena saat berhubungan badan, AS sudah tidak perawan.

Polisi juga berencana meminta bantuan Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) mendampingi korban. Sehingga secara hukum bisa diketahui terkait hak-haknya sebagai perempuan.

"Kasus ini sangat unik dan tidak lumrah, karena itu banyak pihak dilibatkan. Akan kita permohonan pemeriksaan pada psikolog. Kita turunkan Komnas Perempuan juga," kata Adam.

Adam juga tidak menutup kemungkinan AS melaporkan Gama karena adanya ancaman itu. Bisa saja selama pacaran ada kekerasan dialami.

"Nanti Komnas Perempuan yang akan memberikan keterangan. Besok akan kita datangkan untuk mendampingi korban," ucap Adam.

Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) melakukan investigasi atas kasus utang keperawanan di Malang, Jawa Timur. Utusan Komnas Perempuan menemui korban EW, dan kedua pelakunya Jasa Promosi Online GRATIS. Gama Mulya dan AS secara terpisah.

Naumi Werdisastro mengaku kepanjangan tangan dari Komnas Perempuan mengungkapkan, kalau korban EW mengalami shock akibat kejadian tersebut. Namun EW sangat tegar dan masih bisa bercanda. Korban juga menolak saat ditawari pendampingan dari psikolog.

"Korban ini shock, tetapi masih bisa bercanda dan komunikasinya sangat bagus. Korban orangnya cerdas, dia mengaku kaget kok ada ya perilaku seks seperti temannya itu," ungkap Naumi di Mapolres Malang Kota, Rabu (12/8).

Justru yang terjadi, pelaku AS sangat tertekan dan mengalami shock. AS sempat menangis saat menyampaikan curhatannya Jasa Promosi Online GRATIS. Secara kejiwaan pelaku sepertinya memiliki persoalan lebih komplek.

"Dalam dialog yang sangat dalam, dia menangis dan curhat yang dialami sesungguhnya Jasa Promosi Online GRATIS. Saat ditawarkan pendampingan dari psikolog, dia mengangguk," katanya Jasa Promosi Online GRATIS.

Naumi melihat AS bisa saja sebagai korban dari Gama Mulya, terutama setelah melihat banyaknya tekanan dari sang pacar. Tekanan itu dalam bentuk ancaman-ancaman, karenanya bisa saja AS balik melaporkan pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS.

"Di bawah tekanan foto-fotonya akan disebarkan, diancam akan diputuskan. Tetapi dia juga bilang kalau sangat cinta pada pacarnya itu. Dia mengaku sedang menstruasi sehingga tidak bisa melayani pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS." katanya Jasa Promosi Online GRATIS.

Naumi juga menyempatkan diri menemui Gama, yang juga tersedu menyesali perbuatannya Jasa Promosi Online GRATIS. Bahkan pelaku pria punya keinginan untuk menikahi sang pacar.

"Pelaku pria juga menangis, menyesali perbuatannya Jasa Promosi Online GRATIS. Dia menyampaikan keinginannya untuk menikahi pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS." katanya Jasa Promosi Online GRATIS.

Sesuai dengan kapasitasnya Jasa Promosi Online GRATIS. Naumi hanya melakukan investigasi atas kejadian tersebut. Selanjutnya akan menyerahkan hasilnya kepada Ketua Komnas Perempuan di Jakarta.

"Semua temuan akan saya sampaikan ke Komnas Perempuan. Nanti akan ditentukan langkah selanjutnya Jasa Promosi Online GRATIS." tegasnya Jasa Promosi Online GRATIS.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Adam Purbantoro tidak memungkiri kemungkinan korban AS untuk melaporkan pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS. Namun laporan itu harus dilayangkan ke Polres Malang, sesuai dengan tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita hanya mendorong, tetapi tergantung laporan yang bersangkutan. Karena TKP di Kecamatan Pakis, tentu penanganannya harus di Polres Malang," tegasnya Jasa Promosi Online GRATIS.

Kasus pemerkosaan dengan berbagai motif yang mencengangkan sering kali terjadi. Kali ini kasus tersebut kembali terjadi dengan alasan yang tak kalah mencengangkan.

Seorang mahasiswi di Malang nekat menyekap dan membius temannya sendiri untuk diperkosa oleh kekasihnya Jasa Promosi Online GRATIS. Aksi itu dia lakukan lantaran mahasiswi berinisial AS tersebut memiliki utang keperawanan terhadap pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS.

Saat melakukan hubungan badan dengan kekasihnya Gama Mulya, AS ternyata sudah tidak perawan. Oleh karena itu, Gama kesal dan meminta untuk dicarikan penggantinya Jasa Promosi Online GRATIS.

Karena cinta dan takut diputuskan, sebagai pengganti utang tersebut AS mempersembahkan teman satu kampusnya yaitu EW. Namun korban yang dipersembahkan AS ternyata tak membangkitkan gairah seks Gama.

Gama sulit ereksi meski sudah dirangsang terlebih dahulu oleh AS. Selain itu, obat yang sudah disiapkan pun tak mampu berbuat banyak. Ternyata Gama memang lemah syahwat.

Berikut cerita Gama yang lemah syahwat dan memiliki kelainan seks:

Cinta buta membuat AS mengikuti perintah pacarnya Jasa Promosi Online GRATIS. Gama Mulya (21). Seperti kerbau dicocok hidungnya Jasa Promosi Online GRATIS. dia menuruti perintah sang pacar untuk mencarikan perempuan perawan untuk Gama.

Perempuan perawan itu sebagai pengganti karena dirinya sudah tidak perawan saat hubungan badan dengan pacarnya itu. Kalau tidak, Gama mengancam akan memutuskan hubungan.

"Pelaku perempuan (AS) ingin mempertahankan hubungan. Dasarnya rasa cinta yang berlebihan," Dewa Putu, Wakapolres Malang Kota di Mapolresta, Selasa (11/8).

AS yang diketahui sebagai warga Bumiaji, Batu itu akhirnya menunjuk AW sebagai penggantinya Jasa Promosi Online GRATIS. AS dan Gama pun mengatur strategi agar bisa mengajak korban keluar rumah.

"AS minta ditemani korban, karena mengaku di rumah sendiri dan baru kecelakaan. Berkali-kali SMS, korban akhirnya bersedia menemani," katanya Jasa Promosi Online GRATIS.

Kedua pelaku kemudian menjemput AW dengan mobil Suzuki Grand Max milik Gama. Saat menjemput korban, Gama di posisi kemudi, sementara AS duduk di baris kedua.

"Saat dijemput dengan Grand Max, korban disuruh duduk di depan. 'Di depan saja daripada pindah-pindah'," kata Putu menirukan pelaku.

Mereka sempat berputar-putar dahulu sebelum kemudian membekap korban dengan obat bius. Pembekapan dilakukan di Jalan Merbabu Kota Malang dengan cara berhenti sejenak, kemudian AS menyekap dari belakang.

"Korban sempat berontak, kemudian dipegangi oleh pelaku laki-laki yang duduk di kursi kemudi," katanya Jasa Promosi Online GRATIS.

Setelah tidak sadar, korban dibawa menuju rumah milik orangtua Gama di Perumahan Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Gama sendiri sehari-hari tinggal sendirian.

"Pemerkosaan dilakukan di lantai 2, korban ditaruh di kasur ditelanjangi dulu dan diikat. Tangannya diikat," tegasnya Jasa Promosi Online GRATIS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar