Merdeka.com - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa operasi caesar dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi. Menurut para peneliti, prosedur melahirkan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan bayi untuk berkonsentrasi.
Faktor-faktor seperti berat lahir dan usia ibu saat melahirkan dapat mempengaruhi pengembangan fungsi kognitif anak. Menurut laporan Daily Mail, penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari York University di Kanada.
Dr Scott Adler dan Dr Audrey Wong-Kee-You, yang memimpin penelitian, membandingkan perhatian spasial dari bayi yang dilahirkan secara normal dengan mereka yang lahir melalui caesar.
Para peneliti kemudian melakukan dua percobaan yang melibatkan kelompok bayi yang masih berusia tiga bulan. Gerakan mata mereka terus dipantau sebagai indikasi apa yang menarik perhatian bayi.
Dr Scott Adler yang mempublikasikan penelitian ini di jurnal Attention, Perception, and Psychophysics, mengatakan: "Hasil menunjukkan bahwa pengalaman kelahiran mempengaruhi kondisi awal dari fungsi otak."
Meskipun begitu, para peneliti merasa belum jelas apakah efek tersebut berlangsung selama seumur hidup atau tidak.
--
Tips Meredakan Cemas Menjelang Caesar
Lintaspos. com - Menjalani proses persalinan bukanlah hal yang mudah bagi seorang wanita. Terlebih lagi jika persalinan itu merupakan yang pertama. Hal ini terkadang membuat wanita merasa takut atau tegang menjelang persalinan dan tentu saja kecemasan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan anak dan ibu. Sehingga tidak jarang ibu harus menjalani operasi caesar.
Dalam saat-saat yang kritis menjelang kelahiran, sebuah dukungan merupakan sebuah hal yang sangat dibutuhkan oleh ibu. Dengan diberikan dukungan yang baik, ibu dapat melahirkan dengan lancar dan rileks. Peranan suami adalah yang paling dibutuhkan oleh istri yang akan menjalani persalinan.
Dahulu mungkin para suami akan diusir ketika masuk ke ruang persalinan, namun kini keadaan telah sepenuhnya berubah. Saat ini para tim medis justru menyarankan para suami untuk selalu berada di dekat istri yang akan melahirkan buah hati mereka.
Suami tidak lagi dipandang sebagai “penonton” yang hanya melihat istrinya mengejan kesakitan demi melahirkan anaknya, namun sekarang suami lebih dianggap orang yang bisa membantu istri dan menenangkan mereka. Peranan suami melingkupi dukungan emosi dan ddukungan fisik.
Saat istri mengalami kontraksi, suami bisa membantu istrinya mengatur pernapasan sebagaimana yang biasanya dilatih. Seperti yang diketahui dan lumrah terjadi, dalam kondisi kesakitan seseorang bisa melupakan apa yang telah dipelajarinya jasa promosi online murah Termasuk seorang wanita yang dengan begitu saja dapat melupakan cara mengatur pernafasan yang baik menjelang persalinan karena kesakitan yang ia rasakan.
Padahal pengaturan nafas merupakan hal yang penting saat akan melahirkan. Dalam keadaan seperti ini, suami bisa dengan tenang mengingatkan kembali cara mengatur nafas yang baik dan hal ini bisa membuat istri rileks.
Jika melihat istri dalam kondisi yang tegang, maka suami harus siaga menenangkannya dengan memberikan dukungan emosi berupa sentuhan atau usapan yang lembut pada punggung istri. Suami harus memberikan dukungan dan semangat bahwa istrinya pasti bisa melalui masa-masa kritis seperti itu.
Hanya dengan sentuhan dan kata-kata dari suami, istri bisa rileks dan tidak lagi merasakan ketakutan. Dengan demikian, istri bisa tenang kembali dan siap menjalani tahapan persalinan selanjutnya jasa promosi online murah Setiap perempuan sepertinya sangat menginginkan persalinannya berjalan dengan lancar. Namun terkadang kenyataan berbeda dengan keinginan. Karena kondisi yang tidak diinginkan, seorang ibu harus menjalani operasi caesar. Operasi caesar bisa direncanakan jauh-jauh hari sebelum melahirkan karena adanya kondisi tertentu seperti posisi bayi sungsang. Bisa juga dilakukan saat menjelang kelahiran karena keadaan bayi dan ibu yang tidak memungkinkan seperti jalan lahir tertutup dan bayi segera membutuhkan pertolongan.
Operasi caesar memang pilihan terakhir yang harus diambil ketika persalinan normal tidak lagi mungkin untuk dilakukan. Karena caesar sebagaimana operasi pada umumnya juga mengandung banyak resiko baik pada ibu maupun bayi misalnya terjadi infeksi pasca operasi atau rusaknya dinding rahim karena sayatan pisau bedah.
Hal ini tentu saja menyebabkan kekhawatiran atau kecemasan pada wanita yang akan menjalani caesar. Jika sudah direncanakan akan menjalani operasi caesar, maka sebaiknya persiapkan diri terlebih dahulu agar tidak mengalami kecemasan berlebih. Tips meredakan kecemasan menjelang operasi caesar antara lain:
Banyak konsultasi dengan dokter
Berkonsultasi dengan dokter adalah salah satu jalan yang baik untuk meredakan kecemasan. Terkadang karena ketakutan yang berlebih, seorang wanita akan mencemaskan hal-hal yang sebenarnya tidak akan terjadi. dengan berkonsultasi dengan dokter, maka dokter akan memberitahu apa saja resiko yang harus dihadapi sekaligus keuntungan yang bisa diperoleh dengan melahirkan secara caesar. Dengan demikian, ibu bisa memikirkan apa saja yang perlu dipersiapakan baik dari segi fisik, psikis maupun psikologis agar bisa menjalankan persalinan secara normal.
Persiapkan biaya yang cukup
Menjalani operasi caesar sama seperti operasi yang lainnya yaitu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebaiknya pikirkan berapa biaya yang mungkin dikeluarkan untuk menjalankan operasi caesar. Dengan mempersiapkan cukup biaya, biasanya ibu dapat menjalani proses dengan tenang tanpa perlu khawatir jika harus menanggung kekurangan biaya.
Bawa perlengkapan yang dibutuhkan
Saat akan melahirkan, membawa perlengkapan yang dibutuhkan menjadi hal yang penting dan bisa mempengaruhi kelancaran saat akan melahirkan. Sebaiknya sebelum menjalani operasi caesar, bawa perlengkapan yang diperlukan seperti pakaian ganti ibu dan bayi.
--

Tidak ada komentar:
Posting Komentar